NANANINI JOGJA












































Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Mengenai Saya

Foto saya
nananini wedding
Kami berusaha mewujutkan keinginan anda semaksimal mungkin....... hub : Nananini wedding jl. Namburan lor no 54 jogjakarta .......telp 0274-389088 hp: 081 328 038 083
Lihat profil lengkapku

HANTARAN CANTIK NANANINI ........ KLIK DI SINI

HANTARAN CANTIK NANANINI ........ KLIK DI SINI

MAHAR UANG ......... KLIK DI SINI

MAHAR UANG ......... KLIK DI SINI
WAYANG TUMPUK

PARCEL ........ KLIK DI SINI

PARCEL ........ KLIK DI SINI

Peta Lokasi Nananini Wedding

Peta Lokasi Nananini Wedding

SHOWROOM buka jam 09.00 - 16.00 wib

SHOWROOM buka jam 09.00 - 16.00 wib


Rangkaian Hantaran yang Menawan

Setiap calon mempelai pengantin Jawa pasti menyadari betul makna filosofi hantaran (peningset). Kini hantaran bisa dibuat sebagus, secantik, dan semenarik mungkin.

Dalam tata upacara pernikahan pernikahan adat Jawa, ada beberapa upacara adat yang diselenggarakan, seperti lamaran, upacara peningsetan hingga akad nikah. Peningsetan atau yang lazim disebut seserahan sudah menjadi bagian yang umum dalam rangkaian pernikahan di Indonesia. Seserahan yang dulu tidak wajib hukumnya, kini sudah mengakar budaya dan menjadi bagian dari prosesi pernikahan.

Seserahan merupakan simbolik dari pihak pria sebagai bentuk tanggung jawab ke pihak keluarga, terutama orangtua calon pengantin perempuan. Untuk adat istiadat di Jawa biasanya seserahan diberikan pada saat malam sebelum akad nikah pada acara midodareni untuk adat Jawa. Tetapi ada juga yang melakukan seserahan pada saat acara pernikahan. Sekarang, hantaran (peningset) pun bisa ditampilkan dengan lebih kreatif.

Adalah Ratna Endah Winarti, SH. CN., seorang ibu dua putra lulusan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia yang sangat kreatif menyulap hantaran menjadi cantik. Ditemui di showroomnya di Jalan Namuran Lor 54 Yogyakarta, Nana, demikian akrab disapa banyak bercerita mengenai usahanya ini.

“Semua berawal dari tahun 1990, saat saya menunggu wisuda di UII. Awalnya iseng-iseng saja karena kebetulan saya butuh biaya untuk kuliah lagi di notariat. Lama-lama keterusan karena ternyata usaha saya dapat respon yang bagus dari teman-teman. Akhirnya saya pun bertekad untuk fokus di usaha wedding accessories ini,” ungkapnya kepada Kabare.

koran KONTAN 20 juni 2011

koran KONTAN 20 juni 2011

MAJALAH KABARE EDISI XXCIX TAHUN VII NOVEMBER 2009

MAJALAH KABARE EDISI XXCIX TAHUN VII NOVEMBER 2009

koran Kedaulatan Rakyat 3-2-2010

koran Kedaulatan Rakyat 3-2-2010

koran MERAPI 7-8-2011

koran MERAPI 7-8-2011

MY HOBBY

MY HOBBY


majalah KABARE mei 2011

majalah KABARE mei 2011







Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.